Si Oren, Penghibur Tanpa Suara di Klinik PT.IMIP"
"Si Oren, Penghibur Tanpa Suara di Klinik PT.IMIP" Hari itu, ruang tunggu klinik PT.IMIP tampak lebih lengang dari biasanya. Beberapa karyawan duduk menunduk, menanti giliran mereka diperiksa. Di antara wajah-wajah yang tampak lelah dan lesu, ada sesosok kecil yang menarik perhatian: seekor kucing berbulu oranye dan putih yang tidur pulas di salah satu kursi besi. Kucing itu, yang biasa dipanggil “Si Oren” oleh para karyawan, telah menjadi semacam legenda di PT.IMIP. Kehadirannya tidak pernah diminta, namun seolah selalu tahu kapan harus muncul, terutama di hari-hari yang terasa berat bagi para pekerja. Seperti malaikat tanpa sayap, Si Oren selalu ada, membawa secercah kehangatan di tengah-tengah kesibukan. Hari ini, salah seorang karyawan bernama Budi, yang duduk tidak jauh dari Si Oren, memandanginya dengan senyum kecil namun pahit. Budi sedang menghadapi masa-masa sulit; ibunya sakit parah di kampung, sementara ia harus bekerja keras untuk menanggung biaya peng...