Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Indonesia Dilarang Jadi Tuan Rumah Ajang Olahraga Internasional, Ini Pandangan Saya

Gambar
Yusuf batu salu.  Beberapa hari terakhir, dunia olahraga internasional kembali menyorot Indonesia. Semua bermula ketika pemerintah menolak memberikan visa bagi atlet asal Israel yang akan bertanding dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta. Keputusan ini berbuntut panjang hingga akhirnya Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengeluarkan pernyataan resmi yang cukup mengejutkan: Indonesia tidak diperbolehkan menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional sementara waktu. Saya mengikuti berita ini dari berbagai sumber, termasuk Reuters, AP News, dan media nasional seperti TV One. Dalam rilis resminya, IOC menyatakan bahwa tindakan Indonesia tersebut melanggar prinsip non-diskriminasi yang diatur dalam Piagam Olimpiade. IOC menegaskan bahwa setiap negara tuan rumah wajib membuka akses bagi semua atlet tanpa memandang negara asal, agama, atau latar belakang politiknya. Akibatnya, IOC menghentikan semua dialog dengan Indonesia terkait pencalonan menjadi tuan ruma...

SPN Bahodopi Turun ke Pasar, Kumpulkan Data Harga untuk Kenaikan Upah Buruh Morowali 2026

Gambar
YUSUF BATU SALU . Morowali, 21 Oktober 2025 — Dalam upaya memperjuangkan kesejahteraan buruh, Serikat Pekerja Nasional (SPN) Bahodopi melakukan survei harga kebutuhan pokok di berbagai wilayah Kabupaten Morowali. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyusun rekomendasi kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Morowali tahun 2026. Survei hari ini berpusat di Pasar Desa Lafeu, Kecamatan Bungku Pesisir, yang dikenal sebagai salah satu pasar utama di wilayah pesisir Morowali. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Yaped, Wakil Ketua SPN Bahodopi, bersama sejumlah anggota serikat yang turun langsung ke lapangan. Menurut Yaped, survei ini tidak sekadar formalitas, tetapi bagian penting dari perjuangan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan upah benar-benar berpihak kepada buruh. > “Kami turun langsung ke lapangan agar data yang kami bawa dalam rapat dewan pengupahan nanti benar-benar mencerminkan kondisi riil di masyarakat,” tegas Yaped. SPN Bahodopi menilai bahwa harga ke...

KIRIM KARTON KECIL BAHADOPI KE TORAJA(TRAVEL) 250 RIBU. . TIDAK MASUK AKAL. HATI HATI MEMILIH TAVEL.

Gambar
Seorang warga Toraja yang berdomisili di Bahodopi mengalami pengalaman yang cukup mengejutkan ketika hendak mengirim sebuah karton kecil ke Toraja. Biasanya, pengiriman paket seukuran itu hanya berkisar di angka lima puluh ribu rupiah, namun kali ini ceritanya berbeda jauh dari biasanya. Ia, yang kita sebut sebagai PongA2, menceritakan pengalamannya melalui pesan singkat di WhatsApp kepada saya agar kisahnya dijadikan pembelajaran bagi banyak orang  baik bagi pengirim barang maupun penyedia jasa travel. Kisah ini bermula ketika PongA2 ingin mencari travel yang bisa membawa paketnya dari Bahodopi ke Toraja. Karena tidak memiliki nomor sopir langganan, ia mencoba mencari lewat media sosial, memposting status di Facebook dengan maksud menemukan sopir yang akan berangkat ke Toraja. Tak lama kemudian, muncul seseorang di kolom komentar yang mengaku sebagai sopir travel. Dari situ, keduanya mulai berkomunikasi dan akhirnya sepakat untuk menitipkan paket tersebut kepada orang ...